Breaking News

Pesan Guruku



Menyerahkan amanah seorang dermawan untuk beliau. Permintaan khusus dari dermawan yg pemurah itu agar diserahkan langsung untuk beliau. 

Sosok ini adalah ayah saya. Tidak masuk kategori fakir, namun bisa digolongkan orang yg memperjuangkan agama Allah. Ayah adalah imam, khatib sekaligus da'i. Beliau mengelola dan menjalankan Madrasah Diniyah Takmiliyah untuk anak2. Madrasah diniyahnya hampir seumur dengan saya. Dari zaman dipanggil tengku sampe sekarang dipanggil nek Abi oleh murid2nya yang bisa diartikan sebagai panggilan kakek. 

Anak2 yg belajar di Madrasah Takmiliyah Bustanul Mutaallimin di Gampong Beusa meuranoe tidak dikenakan biaya. Jika ingin memberi pun tidak dipatok. Seikhlas hati. Seringkali para wali murid menyerahkan sekarung padi tiap musim panen tiba. Para guru hanya mendapat jerih seadanya. Namun tetap ikhlas memberikan ilmu agama pada anak2 didik.

Di usia tuanya, semangat mendidik anak2 kecil untuk belajar ilmu agama tak pernah luntur sedikitpun dari dirinya. 

Beliau yg mengajarkan saya tentang sedekah. Tak cukup hanya dengan wejangan, namun ditambahkan dengan bacaan2 yg memotivasi untuk sering bersedekah. Waktu kecil, Saya ingat kadang mamak saya kesal saat melihat ayah memberi yg agak banyak pd orang yg meminta. Padahal untuk kami keluarganya saja masih kekurangan. Namun Ayah selalu bilang bahwa sedekah memang nampak mengurangi uang kita, namun nanti akan Allah ganti lebih banyak. Saya berusaha meneladaninya semampu saya, walaupun di sela waktu tugas saya sebagai istri, ibu dan juga abdi negara.

kami anak2nya menyaksikan bahwa Ayah selalu ada saja rezekinya. Walaupun tidak berlimpah, namun hampir tak pernah putus. Padanya berkali-kali saya menyaksikan peristiwa nyata tentang keajaiban sedekah. Alhamdulillah.... sudah setua ini masih sehat wal afiat. Jarang sakit dan tetap semangat. Masih doyan makan apa saja dan masih suka bepergian kemana saja. 

Salah satu nikmat terbesar dari Allah adalah menjadi anakmu, Ayah.

No comments

Silahkan jika anda yang ingin komentar, namun tolong gunakan bahasa yang sopan.