Breaking News

Kakanwil Terima Atikah Nafisah, Siswa MAN IC Aceh Timur yang Studi di Amerika Serikat


Banda Aceh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Drs H M Daud Pakeh menerima kunjungan Atikah Nafisah, Siswa MAN Insan Cendekia (MAN IC) Aceh Timur, di ruang kerjanya, Rabu (19/6).

Kunjungan Atikah turut didampingi orang tuanya Abdul Ghafur, Kepala MAN IC Shulfan SAg MSc, Kasi Kesiswaan Penmad Kanwil Kemenag Aceh, Dra Qadriah MPd dan dewan guru MAN IC.

"Alhamdulillah, kami sangat apresiasi prestasi anak-anak di madrasah, prestasinya makin meningkat, apalagi sudah mampu bersaing ke tingkat nasional bahkan internasional, kita inginkan madrasah makin hebat dan bermartabat," ujar Kakanwil.

"Tentu pergi ke luar negeri dengan agama dan budaya berbeda mempunyai tantangan tersendiri, namun pemahaman diatas banyaknya perbedaan perlu dipahami, perlu juga cara beradaptasi hidup dengan kultul yang berbeda," lanjut Kakanwil.

Menurutnya, kita harus saling menghargai, dan bisa menerapkan moderasi beragama. Moderasi beragama adalah sesuai esensi dari agama itu sendiri, yakni moderat. 

"Menyampaikan pesan moderasi beragama, bukan moderasi agama. Karena agama sudah sempurna," pesannya.

Kakanwil juga menyampaikan tentang pentingnya alumni madrasah untuk peduli dan kembali ke madrasah.

"Alumni kita di madrasah hebat-hebat dan tersebar dimana-mana dengan berbagai profesi, kita perlu membangun komunikasi untuk para alumni kembali ke madrasah dengan berbagai program dan kegiatan yang dilakukan," sebutnya.

Atikah berterimakasih kepada Kakanwil dan berkisah tentang pendidikan dan pengalaman kehidupannya di negara bagian Virginia Amerika Serikat.

"Selama di Amerika, banyak hal yang saya dapatkan, baik tantangan dan pelajaran hidup, saya tinggal dirumah pastur, tapi mereka memahami saya yang berbeda agama dan memperlakukan saya dengan baik," jelas Atikah.

Ia juga menceritakan tugasnya sebagai utusan dari Indonesia untuk mentranfer dan menjembatani budaya indonesia dengan amerika.

"Di Amerika, saya berikan pemahaman kepada bapak ditempat saya tinggal dan teman-teman disekolah tentang budaya dan agama, termasuk tentang shalat dan makanan halal saya komunikasikan dengan bapak asuh, bahkan mereka rela-relain cariin dan beliin daging halal untuk saya bisa makan daging," ucapnya.

Atikah belajar di kelas 11 di Amerika Serikat, keberangkatannya setelah lulus seleksi program 'Exchange Studi' ke negeri Paman Sam tersebut sejak Agustus 2018 lalu.

Kepala MAN IC, Shulfan menyebutkan madrasah yang dipimpinnya terus melakukan penerapan visi misi madrasah yang unggul, "Termasuk salah satunya melalui pengembangan bahasa, jadi siswa kita siap untuk hadapi tantangan global, semoga dengan adanya siswa yang ikut studi ke luar negeri dapat mengharumkan nama madrasah, kemenag dan nama bangsa ini," ucap Shulfan.

Ia juga berterimakasih kepada Kakanwil Kemenag Aceh, Bidang Madrasah Kanwil dan semua pihak yang telah mendorong dan memberikan motivasi dalam pengembangan madrasah.

"InsyaAllah dengan dukungan semua pihak dan ikhtiar bersama, visi misi MAN IC dapat kami terapkan secara menyeluruh," sebutnya.

No comments

Silahkan jika anda yang ingin komentar, namun tolong gunakan bahasa yang sopan.